Sekilas, saat membaca judul di atas, mungkin kamu akan menebak kalau artikel yang kita bahas kali ini akan sangat sulit untuk dipahami. Benar, nggak? Meskipun termasuk materi baru yang kamu pelajari di semester dua ini, tapi kamu nggak perlu khawatir. Kenapa? Karena materi statistika ini sebenarnya menarik banget untuk kita bahas, loh. Percaya nggak percaya, kita langsung simak aja yuk penjelasannya berikut ini.
Pengertian
Data dan Statistika
Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan. Informasi ini bisa berupa angka, lambang, atau keadaan objek yang sedang diamati. Misalnya, pada percobaan Biologi, kamu disuruh mengamati pertumbuhan tanaman kacang hijau.
Setiap beberapa hari sekali, kamu akan mencatat panjang batang tanaman untuk diamati pertumbuhannya. Dari hasil pengamatan itu, diperoleh catatan angka-angka panjang batang tanaman kecambah. Nah, angka-angka itulah yang kita sebut sebagai data.
Tabel Pertumbuhan Tanaman Kecambah
1. Data kualitatif
2. Data kuantitatif
Data kuantitatif merupakan data yang menunjukkan ukuran suatu objek, disajikan dalam bentuk angka, dan nilainya dapat berubah-ubah. Contoh data misalnya, data pertumbuhan panjang tanaman kacang hijau pada tabel di atas. Dari data itu, kita bisa mengetahui perubahan panjang batang kacang hijau dari angka yang diperoleh.
Setelah data terkumpul, data-data itu kemudian akan disusun, diolah, dan dianalisis untuk diperoleh sebuah kesimpulan. Nah, ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengumpulkan, menyusun, menyajikan, menganalisis, dan merepresentasikan data adalah statistika.
Pelaksanaan sensus penduduk di suatu wilayah
Nah, dari penjelasan di atas, kita jadi tahu nih kalau untuk mengumpulkan dan mengolah data, kita perlu objek yang mau kita amati. Objek ini dibedakan menjadi dua, yaitu populasi dan sampel. Penjelasan lebih lengkapnya bisa kita simak di bawah ini, ya.
Perbedaan Populasi dan Sampel
Populasi merupakan keseluruhan objek yang menjadi sumber data penelitian. Populasi ini bisa berupa manusia, hewan, tumbuhan, peristiwa, dan lain sebagainya. Sementara itu, sampel adalah bagian dari populasi yang dapat menggambarkan sifat atau ciri populasi tersebut. Sampel harus benar-benar dapat mewakili dan mencerminkan karakteristik dari populasi yang menjadi objek penelitian.
Sebagai contoh populasi atau contoh sampel, jikatabel kamu ingin melakukan penelitian terhadap siswa di sekolahmu mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang mereka pilih. Oleh karena itu, yang menjadi populasi adalah seluruh siswa di sekolahmu.
Tapi, untuk memudahkan dan mempersingkat waktu, kamu juga masih bisa melakukan penelitian dengan mengambil beberapa sampel saja. Asal, sampel itu masih mewakili populasi yang menjadi objek penelitianmu. Misalnya, yang menjadi sampel adalah teman-teman sekelasmu.
Macam-Macam Penyajian Data
Ada macam-macam penyajian data dalam statistika yang dapat digunakan sesuai tujuannya.
Data dapat disajikan dalam bentuk:
- Tabel
- Diagram
- Narasi/ teks
- Numerik
- Peta
Penyajian data dalam bentuk tabel
Macam-macam penyajian data dalam bentuk tabel yaitu:
- Tabel baris kolom
- Tabel kontingensi
- Tabel distribusi frekuensi
- Tabel ringkasan
Tabel baris kolom
- Jumlah penduduk per kabupaten di Provinsi Aceh.
- Jumlah siswa SMA per kecamatan di Kabupaten Bogor.
Tabel kontingensi
Tabel kontingensi adalah tabel baris dan kolom yang memiliki karakteristik tersendiri, yaitu menyajikan data dengan 2 faktor atau 2 variabel. Setiap variabel terdiri dari sejumlah kategori yang dapat muncul sebagai baris, kolom, dan total.
Tabel kontingensi mendeskripsikan asosiasi antara dua variabel kategorikal atau lebih dengan menampilkan frekuensi dari semua kombinasi kategori.
Tabel kontingensi dapat dibagi menjadi:
- tabel kontingensi dua arah
- tabel kontingensi tiga arah
Tabel distribusi frekuensi
Berikut contoh penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi:
Intinya, kita kelaskan terlebih dahulu setiap pengamatan, baru kemudian menghitung frekuensinya.
Lihat contoh di bawah ini:
Penyajian data dalam bentuk diagram
Melalui cara ini, kita dapat memberi gambaran tentang data kita secara cepat, atau untuk menonjolkan atau mempertegas insight atau temuan dari data.
Ada banyak sekali jenis-jenis penyajian data dalam bentuk diagram atau grafik. Berikut tiga yang paling populer:
- Diagram batang
- Diagram lingkaran
- Histogram
Diagram batang
Diagram batang sangat sesuai digunakan untuk tujuan membandingkan antar kategori.
Contoh: Siswa berdasarkan pekerjaan orang tua
Diagram lingkaran
Histogram
- Ukuran penyebaran dan ukuran pemusatan data
- Adanya data outlier
- Mendeteksi ada bimodus/tidak
Berikut ini contoh data hasil UN mata pelajaran IPS yang disajikan dalam bentuk histogram


.jpg)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar