UNIVERSITAS PATTIMURA

Hallo Guys Selamat Datang Di Blog Saya

Jumat, 22 Desember 2023



Mengenal Statistika dan Diagram Penyajian Data

Sekilas, saat membaca judul di atas, mungkin kamu akan menebak kalau artikel yang kita bahas kali ini akan sangat sulit untuk dipahami. Benar, nggak? Meskipun termasuk materi baru yang kamu pelajari di semester dua ini, tapi kamu nggak perlu khawatir. Kenapa? Karena materi statistika ini sebenarnya menarik banget untuk kita bahas, loh. Percaya nggak percaya, kita langsung simak aja yuk penjelasannya berikut ini.


Pengertian Data dan Statistika

Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan. Informasi ini bisa berupa angka, lambang, atau keadaan objek yang sedang diamati. Misalnya, pada percobaan Biologi, kamu disuruh mengamati pertumbuhan tanaman kacang hijau.

Setiap beberapa hari sekali, kamu akan mencatat panjang batang tanaman untuk diamati pertumbuhannya. Dari hasil pengamatan itu, diperoleh catatan angka-angka panjang batang tanaman kecambah. Nah, angka-angka itulah yang kita sebut sebagai data.

Tabel Pertumbuhan Tanaman Kecambah

Berdasarkan jenisnya, data dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

1. Data kualitatif 

Data kuantitatif merupakan data yang menunjukkan ukuran suatu objek, disajikan dalam bentuk angka, dan nilainya dapat berubah-ubah. Contoh data misalnya, data pertumbuhan panjang tanaman kacang hijau pada tabel di atas. Dari data itu, kita bisa mengetahui perubahan panjang batang kacang hijau dari angka yang diperoleh.

2. Data kuantitatif 

Data kuantitatif merupakan data yang menunjukkan ukuran suatu objek, disajikan dalam bentuk angka, dan nilainya dapat berubah-ubah. Contoh data misalnya, data pertumbuhan panjang tanaman kacang hijau pada tabel di atas. Dari data itu, kita bisa mengetahui perubahan panjang batang kacang hijau dari angka yang diperoleh.

Setelah data terkumpul, data-data itu kemudian akan disusun, diolah, dan dianalisis untuk diperoleh sebuah kesimpulan. Nah, ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengumpulkan, menyusun, menyajikan, menganalisis, dan merepresentasikan data adalah statistika.

Statistika ini banyak diterapkan di banyak bidang, loh. Misalnya dalam bidang ilmu sosial dan kependudukan, statistika dapat digunakan untuk berbagai tujuan, salah satunya sensus penduduk. Selain itu, dalam bidang ekonomi, statistika juga dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan ekonomi suatu negara.

             Pelaksanaan sensus penduduk di suatu wilayah

Nah, dari penjelasan di atas, kita jadi tahu nih kalau untuk mengumpulkan dan mengolah data, kita perlu objek yang mau kita amati. Objek ini dibedakan menjadi dua, yaitu populasi dan sampel. Penjelasan lebih lengkapnya bisa kita simak di bawah ini, ya.


Perbedaan Populasi dan Sampel


Populasi merupakan keseluruhan objek yang menjadi sumber data penelitian. Populasi ini bisa berupa manusia, hewan, tumbuhan, peristiwa, dan lain sebagainya. Sementara itu, sampel adalah bagian dari populasi yang dapat menggambarkan sifat atau ciri populasi tersebut. Sampel harus benar-benar dapat mewakili dan mencerminkan karakteristik dari populasi yang menjadi objek penelitian.

Sebagai contoh populasi atau contoh sampel, jikatabel kamu ingin melakukan penelitian terhadap siswa di sekolahmu mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang mereka pilih. Oleh karena itu, yang menjadi populasi adalah seluruh siswa di sekolahmu.

Tapi, untuk memudahkan dan mempersingkat waktu, kamu juga masih bisa melakukan penelitian dengan mengambil beberapa sampel saja. Asal, sampel itu masih mewakili populasi yang menjadi objek penelitianmu. Misalnya, yang menjadi sampel adalah teman-teman sekelasmu.


Macam-Macam Penyajian Data


Ada macam-macam penyajian data dalam statistika yang dapat digunakan sesuai tujuannya.

Data dapat disajikan dalam bentuk:

  • Tabel
  • Diagram
  • Narasi/ teks
  • Numerik
  • Peta
Agar lebih lengkap penjelasannya, saya sertakan contoh dan bila memungkinkan, cara membuatnya.


Penyajian data dalam bentuk tabel

Data yang sudah kita kumpulkan atau yang kita dapatkan dari proses sampling atau pengumpulan data maupun sumber lain biasanya berupa tabel.
Jika data-data ini akan ditampilkan dalam dokumen seperti laporan ilmiah, maka data tabel perlu disajikan dengan baik.

Macam-macam penyajian data dalam bentuk tabel yaitu:

  • Tabel baris kolom
  • Tabel kontingensi
  • Tabel distribusi frekuensi
  • Tabel ringkasan

Tabel baris kolom

Tabel baris dan kolom merupakan tabel sederhana, di mana setiap data ditampilkan apa adanya. Contoh paling sederhana adalah tabel yang sudah ditampilkan di atas tadi.
Atau dapat juga berupa tabel frekuensi, yaitu tabel yang menunjukkan jumlah berdasarkan kategori tertentu. Misal: Jumlah siswa berdasarkan jenis kelamin.
Contoh lainnya:

  • Jumlah penduduk per kabupaten di Provinsi Aceh.
  • Jumlah siswa SMA per kecamatan di Kabupaten Bogor.

Tabel kontingensi

Tabel kontingensi adalah tabel baris dan kolom yang memiliki karakteristik tersendiri, yaitu menyajikan data dengan 2 faktor atau 2 variabel. Setiap variabel terdiri dari sejumlah kategori yang dapat muncul sebagai baris, kolom, dan total.

Tabel kontingensi mendeskripsikan asosiasi antara dua variabel kategorikal atau lebih dengan menampilkan frekuensi dari semua kombinasi kategori.

Tabel kontingensi dapat dibagi menjadi:

  • tabel kontingensi dua arah
  • tabel kontingensi tiga arah
Contoh tabel dua arah: Siswa berdasarkan asal desa dan jenis kelamin


Contoh tabel dua arah: Siswa berdasarkan pekerjaan orang tua, asal desa, dan jenis kelamin



Tabel distribusi frekuensi

Tabel distribusi frekuensi digunakan untuk menampilkan distribusi frekuensi untuk data kategorikal atau numerikal data.
Jika data yang kita miliki berjumlah banyak, kita juga bisa tambahkan kolom frekuensi relatif, dalam bentuk persentase frekuensi.

Berikut contoh penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi:


Jika variasi pengamatan yang kita miliki cukup banyak, kita bisa juga membuat tabel distribusi frekuensi kelompok.
Intinya, kita kelaskan terlebih dahulu setiap pengamatan, baru kemudian menghitung frekuensinya.

Lihat contoh di bawah ini:


Penyajian data dalam bentuk diagram

Kita dapat meringkas dan menyajikan data secara visual menggunakan diagram atau grafik.
Melalui cara ini, kita dapat memberi gambaran tentang data kita secara cepat, atau untuk menonjolkan atau mempertegas insight atau temuan dari data.

Ada banyak sekali jenis-jenis penyajian data dalam bentuk diagram atau grafik. Berikut tiga yang paling populer:

  • Diagram batang
  • Diagram lingkaran
  • Histogram

Diagram batang

Diagram batang merupakan suatu diagram yang menggunakan perbedaan panjang batang-batang persegi untuk menampilkan datanya.
Diagram batang sangat sesuai digunakan untuk tujuan membandingkan antar kategori.

Contoh: Siswa berdasarkan pekerjaan orang tua



Diagram lingkaran

Pie chart atau diagram lingkaran digunakan untuk menampilkan data kategorik khususnya data nominal. Penyajian ini menunjukkan distribusi data dalam group (total 100%). Setiap kelas data disajikan dalam bentuk %, terkadang perlu menyajikan pula jumlah data.
Menggunakan data contoh, berikut penyajian data dalam bentuk diagram lingkaran untuk jumlah siswa berdasarkan jenis kelamin.

Histogram

Histogram digunakan untuk menunjukkan sebaran frekuensi dari data numerikal. Bisa distribusi dari frekuensi-nya atau frekuensi relatif-nya
Histogram dapat digunakan untuk melihat:
  • Ukuran penyebaran dan ukuran pemusatan data
  • Adanya data outlier
  • Mendeteksi ada bimodus/tidak

Berikut ini contoh data hasil UN mata pelajaran IPS yang disajikan dalam bentuk histogram



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 ENSIKLOPEDIA MATEMATIKA   Bangun Datar :  bidang datar yang memiliki dua dimensi panjang dan lebar tetapi tidak memiliki tebal dan tinggi. ...