Hai sobattt, saat mendengar istilah
turunan pasti kamu akan berpikir jalanan yang menurun kan? Siapa sangka, di
dalam Matematika juga terdapat turunan, lho. Jika turunan ini dikenakan pada
fungsi trigonometri, maka turunannya disebut turunan fungsi trigonometri. Apa yang
dimaksud turunan fungsi trigonometri? Daripada penasaran, yuk simak
selengkapnya!
Lantas, apa yang dimaksud turunan
fungsi trigonometri? Turunan fungsi trigonometri adalah suatu proses turunan
matematis yang melibatkan fungsi trigonometri. Proses turunan pada fungsi ini
bisa berlangsung dua kali jika koefisiennya lebih dari satu. Perhatikan contoh
berikut.
f(x) = cos(2x) …. (1)
Untuk menurunkan fungsi di atas, kamu harus melakukan dua kali turunan,
yaitu turunan terhadap cosinus dan 2x. Semakin rumit komposisi variabelnya,
semakin panjang pula proses penurunannya.
f(x) = cos(2x2 +
3x) …. (2)
Persamaan (1) memiliki variabel yang lebih sederhana dibandingkan persamaan (2). Pada persamaan (1), kamu hanya perlu menurunkan kosinus dan 2x saja. Namun, pada persamaan (2), kamu harus menurunkan cosinus, 2x2, dan 3x.
Apa Saja
Turunan Fungsi Trigonometri?
Saat belajar trigonometri, kamu sudah mengenal istilah sinus, kosinus, dan
tangen kan? Nah turunan fungsi trigonometri juga termasuk ketiganya, yaitu
turunan terhadap fungsi sinx, turunan terhadap cosx, turunan terhadap tanx,
turunan terhadap secx, dan turunan terhadap cosecx. Dalam penerapannya, fungsi
ini bisa dikembangkan layaknya fungsi aljabar, misalnya fungsi komposisi (yang
memuat trigonometri).
Apa Saja Rumus Turunan
Fungsi Trigonometri?
Kamu pasti sudah paham kan dengan konsep turunan secara umum? Misalnya,
jika f(x) = 2x diturunkan terhadap x, akan dihasilkan f’(x) = 2, jika f(x) = 2x2 diturunkan terhadap
x, akan dihasilkan f’(x) = 4x. Nah, seperti apa contoh turunan fungsi
trigonometri?
Sifat Turunan Fungsi
Trigonometri
Apakah kamu masih ingat sifat turunan fungsi aljabar? Ternyata, sifat
turunan fungsi trigonometri juga sama dengan sifat turunan aljabar, lho.
Bedanya, pada fungsi trigonometri kamu juga harus menurunkan si trigonometrinya
sendiri. Apa iya sih sifat kedua jenis fungsi ini sama? Yuk, kita buktikan.
Sifat turunan fungsi aljabar
Sifat turunan fungsi trigonometri
Seperti kamu ketahui, tanx merupakan perbandingan antara sinx dan cosx.
Dengan mengacu pada sifat turunan fungsi aljabar di atas, diperoleh:
Contoh Turunan Fungsi Trigonometri?
Lantas, bagaimana jika bentuk
fungsinya memuat perbandingan berpangkat, misalnya f(x) = 2sin2(5x2 + 6)?
Untuk mencari turunannya, kamu bisa menggunakan rumus f(x)
= k . sinn(ax + b)
dengan hasil turunan f’(x) = k . na . sinn – 1 (ax + b).cos(ax + b). Dengan demikian,
diperoleh:
f(x) = 2sin2(5x2 + 6)
f’(x) = 2 (2) (10x) sin(5x2 +
6)cos(5x2 + 6)
Jadi, turunan dari f(x) = 2sin2(5x2 +
6) adalah f’(x) = 2 (2) (10x) sin(5x2 + 6)cos(5x2 + 6).
Aplikasi Turunan
Fungsi Trigonometri dalam Kehidupan Sehari-Hari
- Menentukan jarak optimal antara tempat duduk dan layar bioskop.
- Menentukan papan terpendek untuk menopang pagar atau sejenisnya.
- Mencari kemiringan grafik yang bersinggungan dengan garis lurus di suatu titik.
- Memperkirakan puncak arus mudik lebaran, sehingga bisa mengantisipasi terjadinya kemacetan.
- Memperkirakan waktu optimal untuk produksi suatu barang, sehingga bisa mendapatkan penjualan yang optimal pula.
- Memperkirakan suhu terendah dan tertinggi di negara empat musim.
Untuk mengasah pemahamanmu tentang materi kali ini, yuk simak contoh soal berikut.
Contoh Soal 1
Tentukan turunan pertama dari fungsi berikut.
Mula-mula, kamu harus menguraikan fungsi tersebut menurut rumus yang umum
berlaku. Dalam hal ini, gunakan rumus identitas kebalikan dan perbandingan.
Lalu, turunkan bentuk penyederhanaan fungsi di atas.
f (x)
= 3sin x = tan x
⇔ f(x) =
3cos x – sec2 x
Jadi, turunan f(x)=3cos(x)-1/cos(x)
adalah f(x) =
3cos x – sec2 x
Jadi, turunan pertama dari fx=2x4.tan(5x) adalah f’(x)
= 2x3(4 tan(5x) + 5xsec2(5x)).
Contoh Soal 3
Pembahasan:
Mula-mula, kamu harus menentukan turunan pertama dan kedua f(x).
- f(x) = sin(x) +8πx
- f'(x) = cos cos (x) +8π
- f”(x) = x
Lalu, substitusikan f’(x) dan f’’(x) ke persamaan g(x).

.jpeg)











Tidak ada komentar:
Posting Komentar